Menjadi perhatian dunia setelah dilaporkan selamat dari dampak ledakan rudal balistik jarak dekat di Yerusalem, Minggu (1/3/2026). Kendaraan tersebut tetap mempertahankan integritas kabin, bahkan sistem baterainya tidak mengalami kebakaran.
Dikutip dari Carnewschina, Rabu (4/3/2026), laporan otoritas menyebut mobil berada di tepi kawah ledakan yang cukup dalam. Meski demikian, struktur kabin tidak runtuh dan tidak terjadi thermal runaway pada baterai tegangan tinggi. Layanan darurat Magen David Adom menyebutkan ada lima orang di dalam mobil saat kejadian. Pengemudi mengalami luka sedang, sementara empat penumpang lainnya hanya mengalami luka ringan dan syok.

Foto yang beredar menunjukkan lampu hazard kendaraan masih menyala setelah insiden, menandakan sistem kelistrikan tegangan rendah tetap berfungsi meski terkena gelombang kejut besar.
Sumber: kompas.com